Sabtu, 04 Januari 2014

pengertian audit catatan kaki



Tugas Softskill Bahasa Indonesia
Pengertian Auditing
Catatan Kaki

Nama               : Hana Uty Sulastry
Kelas               : 3EB25
NPM               : 23211176
Dosen              : Danang Wijayanto

Fakultas Ekonomi-Universitas Gunadarma

PENGERTIAN AUDITING
i.            Auditing adalah proses pengumpulan dan pengevaluasian bahan bukti, tentang informasi yang dapat diukur mengenai suatu entitas ekonomi yang dilakukan seseorang yang kompeten dan independen untuk dapat menentukan dan melaporkan kesesuaian informasi dimaksud dengan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan.
ii.            Auditing menurut ASOBAC ( A Statement of Basic Auditing Conceps) adalah proses sistematis untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti-bukti secara obyektif mengenai pernyataan tentang kejadian dan tindakan ekonomi untuk menentukan tingkat kesesuaian antara pernyataan tersebut dengan kriteria ditetapkan dan untuk menyampaikan hasilnya kepada pemakai yang berkepentingan. Tugas utama auditor adalah menilai kewajaran laporan keuangan klien.
iii.            Auditing adalah suatu proses yang sistematis untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara obyektif mengenai pernyataan tentang kegiatan dan kejadian ekonomi dengan tujuan untuk menetapkan tingkat kesesuaian antara pernyataan – pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan serta menyampaikan hasilnya kepada pemakai yang berkepentingan.
iv.            Auditing adalah suatu proses sistematis untuk secara obyektif mendapakan dan mengevaluasi bukti mengenai asersi tentang kegiatan-kegiatan dan kejadian-kejadian ekonomi untuk meyakinkan tingkat keterkaitan antara asersi tersebut dan kriteria yang telah ditetapkan dan mengkomunikasikan hasilnya kepada pihak-pihak yang berkepentingan.


CATATAN KAKI
·               Entitas adalah sesuatu yang memiliki keberadaan yang unik dan berbeda, walaupun tidak harus dalam bentuk fisik, abstraksi misalnya biasa dianggap juga sebagai suatu entitas. Dalam pengembangan system entitas digunakan sebagai model yang menggambarkan komunikasi dan pemrosesan internal seperti misalnya membedakan dokumen dengan pemrosesan pesenan.
·               Kompeten adalah keterampilan yang diperlukan seseorang yang ditunjukan oleh kemampuannya untuk dengan konsisten memberikan tingkat kinerja yang memadai atau tinggi dalam suatu fungsi pekerjaan spesifik.
·               Independen adalah bebas, merdeka atau berdiri sendiri.
·               Sistematis adalah segala usaha untuk menguraikan dan merumuskan sesuatu dalam hubungan yang teratur dan logis sehingga membentuk suatu system yang berarti secara utuh, menyeluruh, terpadu,mampu menjelaskan rangkaian sebab akibat obyeknya.
·               Obyektif adalah berita harus dikemukakan secara factual, berpatokan pada informasi yang sah tentang apa yang benar-benar terjadi, bukannya berpatokan pada orang yang memberitakannya ataupun penonton.
·               Asersi adalah pernyataan manajemen yang terkandung didalam komponen laporan keuangan, pernyataan tersebut dapat bersifat implisit atau ekplisit serta dapat diklasifikasikan berdasarkan penggolongan besar.
DAFTAR PUSTAKA
i.            Arens. Auditing. (2006:15)
ii.            Halim abdul. Pemeriksaan Akuntansi 1. Depok. Universitas Gunadarma. (2008).
iii.            William F. Messier dan Margareth Both. Auditng dan Assurance. (2003).
iv.            Edition, Prentice Hall, Englewood Clifts, New Jersey.