Tugas
Softskill Bahasa Indonesia
Pengertian
Auditing
Catatan
Kaki
Nama :
Hana Uty Sulastry
Kelas :
3EB25
NPM :
23211176
Dosen :
Danang Wijayanto
Fakultas
Ekonomi-Universitas Gunadarma
PENGERTIAN
AUDITING
i.
Auditing adalah proses pengumpulan dan pengevaluasian
bahan bukti, tentang informasi yang dapat diukur mengenai suatu entitas ekonomi yang dilakukan
seseorang yang kompeten dan independen untuk dapat menentukan dan
melaporkan kesesuaian informasi dimaksud dengan kriteria-kriteria yang telah
ditetapkan.
ii.
Auditing menurut ASOBAC ( A Statement of
Basic Auditing Conceps) adalah proses sistematis
untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti-bukti secara obyektif mengenai pernyataan tentang kejadian dan tindakan ekonomi
untuk menentukan tingkat kesesuaian antara pernyataan tersebut dengan kriteria
ditetapkan dan untuk menyampaikan hasilnya kepada pemakai yang berkepentingan.
Tugas utama auditor adalah menilai kewajaran laporan keuangan klien.
iii.
Auditing adalah suatu proses yang sistematis untuk memperoleh dan mengevaluasi
bukti secara obyektif mengenai
pernyataan tentang kegiatan dan kejadian ekonomi dengan tujuan untuk menetapkan
tingkat kesesuaian antara pernyataan – pernyataan tersebut dengan kriteria yang
telah ditetapkan serta menyampaikan hasilnya kepada pemakai yang
berkepentingan.
iv.
Auditing adalah suatu proses sistematis
untuk secara obyektif mendapakan dan
mengevaluasi bukti mengenai asersi
tentang kegiatan-kegiatan dan kejadian-kejadian ekonomi untuk meyakinkan
tingkat keterkaitan antara asersi tersebut dan kriteria yang telah ditetapkan
dan mengkomunikasikan hasilnya kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
CATATAN
KAKI
·
Entitas adalah sesuatu yang memiliki
keberadaan yang unik dan berbeda, walaupun tidak harus dalam bentuk fisik,
abstraksi misalnya biasa dianggap juga sebagai suatu entitas. Dalam
pengembangan system entitas digunakan sebagai model yang menggambarkan
komunikasi dan pemrosesan internal seperti misalnya membedakan dokumen dengan
pemrosesan pesenan.
·
Kompeten adalah keterampilan yang diperlukan
seseorang yang ditunjukan oleh kemampuannya untuk dengan konsisten memberikan
tingkat kinerja yang memadai atau tinggi dalam suatu fungsi pekerjaan spesifik.
·
Independen adalah bebas, merdeka atau
berdiri sendiri.
·
Sistematis adalah segala usaha untuk
menguraikan dan merumuskan sesuatu dalam hubungan yang teratur dan logis
sehingga membentuk suatu system yang berarti secara utuh, menyeluruh,
terpadu,mampu menjelaskan rangkaian sebab akibat obyeknya.
·
Obyektif adalah berita harus dikemukakan
secara factual, berpatokan pada informasi yang sah tentang apa yang benar-benar
terjadi, bukannya berpatokan pada orang yang memberitakannya ataupun penonton.
·
Asersi adalah pernyataan manajemen yang
terkandung didalam komponen laporan keuangan, pernyataan tersebut dapat
bersifat implisit atau ekplisit serta dapat diklasifikasikan berdasarkan
penggolongan besar.
DAFTAR PUSTAKA
i.
Arens. Auditing. (2006:15)
ii.
Halim abdul. Pemeriksaan Akuntansi 1.
Depok. Universitas Gunadarma. (2008).
iii.
William F. Messier dan Margareth Both. Auditng
dan Assurance. (2003).
iv.
Edition, Prentice Hall, Englewood
Clifts, New Jersey.















