Kamis, 23 April 2015

Tugas Softskill masalah ekonomi di Indonesia

Korupsi, Demokrasi & Pembangunan
Negara-negara yang memiliki proses politik yang tidak stabil, sistem pemerintahan yang dikembangkan dengan tidak baik, dan rakyat yang miskin terbuka untuk disalahgunakan kaum oportunis yang menjanjikan pembangunan sumber daya atau infrastruktur dengan cepat, namun tidak mau bersaing dengan terbuka secara demokratis, mereka yang membawa janji-janji dan memberikan harapan masa depan yang lebih baik, namun cara mereka untuk menjalankan bisnis politiknya adalah merusak negerinya dengan korupsi. 
Untuk negara kita sekalipun dalam undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi mulai dari UU No.3 tahun 1971 Jo. UU No.31 tahun 1999 Jo. UU No.20 tahun 2001 yang dalam pertimbangan UU tersebut telah menegaskan bahwa “akibat tindak pidana korupsi yang terjadi selama ini selain merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, juga menghabat pertumbuhan dan kelangsungan pembangunan nasional yang menuntut efisiensi tinggi”. namun faktanya korupsi telah mewabah kemana-mana dan telah mengganggu pembangunan nasional. Otonomi Daerah dalam sistem pemerintahan Indonesia yang dijalankan telah memindahkan korupsi yang ada di tingkat pusat ke daerah-daerah yang secara kuantitasnya justeru jauh lebih besar dari yang ada di tingkat pusat. 
Korupsi merupakan kejahatan sosial (extra ordinary crime) yang harus diberantas melalui proses peradilan tindak pidana korupsi. Agar efektif upaya pemberantasan korupsi tidak cukup hanya dengan membuat peraturan-peraturan baik yang bersifat domestik maupun internasional akan tetapi harus terlebih dahulu membangun orang-orang yang dapat memberantas korupsi itu sendiri, tanpa membangun sumber daya manusia yang akan memberantas korupsi mustahil korupsi dapat dikurangi apalagi diberantas.. Dalam theory korupsi dapat terjadi disebabkan oleh 2 (dua) faktor yang serentak terjadi, yaitu adanya faktor “kesempatan” dan adanya faktor “rangsangan”, dimana faktor kesempatan selalu berhubungan dengan lemahnya sistem pengawasan, sedang faktor rangsangan selalu berhubungan dengan lemahnya sikap mental dan moralitas sumber daya manusianya. 
Pendek kata korupsi sulit terjadi dalam sistem dan kualitas pengawasan yang baik dan SDM yang yang bermental baik. Namun kalau perbuatan korupsi sudah menjadi budaya di negeri ini, sementara nilai-nilai budaya itu cenderung abadi, maka dipastikan korupsi akan sulit untuk diberantas, sekalipun perangkat hukum dan perundang-undangan tentang pemberantasan korupsi sudah begitu lengkap, namun korupsi tetap saja terjadi. Mengingat sekarang ini kita telah begitu disibukkan memerangi dan mengadili tindak pidana korupsi yang terjadi di era pemerintahan Soeharto tanpa memperhatikan aspek kepentingan rakyat yang crusial, sehingga biasnya secara politik dan ekonomi telah sangat mengganggu pembangunan nasional kita, dimana para koruptor di era Soehato tersebut baik di kalangan elit politik dan elit ekonomi jauh hari sebelumnya telah mengantisipasi dengan mengamankan aset-aset hasil korupsinya ke luar negeri, sehingga memberantasnya memerlukan energi yang besar dan waktu yang sangat panjang. 
Prioritas kita dalam pemberantasan korupsi tanpa disadari telah membuat kita lalai dan lupa mengurusi dengan serius masalah pembangunan bangsa yang telah begitu semrawut di tengah-tengah kemiskinan yang absolut yang dialami mayoritas bangsa Indonesia. Demi kepentingan rakyat mau tidak mau sebaiknya kita mundur dulu ke belakang dan mengkaji ulang kebijakan yang ada. Mulailah dengan menghentikan perseteruan di kalangan elit politik dan tokoh reformis di negeri ini dengan tidak saling tuding melakukan korupsi, karena tidak ada gading yang tak retak, karena kalau diperturutkan mayoritas elit politik di negeri ini dapat menjadi penghuni penjara. 
Oleh karenanya ciptakan dulu stabilitas politik, ekonomi, dan stabilitas keamanan di negeri ini. Bangun pendidikan dengan mengedepankan pembangunan akhlak dan nasionalisme bangsa, arahkan pemberantasan korupsi kepada era pemerintahan reformasi sekarang ini karena yang sangat perlu dikontrol dan diawasi adalah pemerintahan yang sekarang ini, sedang untuk para koruptor di era pemeritahan soeharto perlu ada solusi politis yang membuat mereka tertarik untuk mau membawa kembali aset-aset yang ada di luar negeri dalam bentuk penanaman modal atau membangun perusahaannya di Indonesia yang dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi rakyat banyak. Benahi pembangunan nasional yang terlantar yang dimulai dengan memfungsikan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPENAS) dengan merumuskan pembangunan nasional dalam Rencana Pembanguna Lima Tahunan (REPELITA) agar pembangunan tersebut dapat dikontrol oleh rakyat banyak dan dapat diukur sejauh mana suatu era pemerintahan yang lagi berkuasa telah melakukan permbangunan terhadap bangsanya, karena secara jujur yang lebih dibutuhkan rakyat sekarang ini adalah cukupnya sandang, pangan dan papan, serta adanya rasa aman berusaha dalam kehidupan sehari-hari ketimbang janji-janji politik melulu ditengah-tengah prahara dan ketidakpastian masa depan.
KESIMPULAN
Dari pembahasan di atas didapatkan kesimpulan yang mengarah pada tujuanartikel yaitu mengetahui apa itu korupsi serta dampak yang ditimbulkan darikorupsi.
1.         Korupsi adalah tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang tindak pidana korupsi. pengertian"korupsi" lebih ditekankan pada perbuatan yang merugikan kepentingan publikatau masyarakat luas untuk keuntungan pribadi atau golongan.
2.         Dampak yang ditimbulkan korupsi adalah korupsi mempersulit demokrasi dantata pemerintahan yang baik (good governance), Korupsi juga mempersulit pembangunan ekonomi dengan membuat distorsi dan ketidak efisienan yangtinggi, korupsi mengurangi pendapatan dari sektor publik dan meningkatkan pembelanjaan pemerintah untuk sektor publik,korupsi mendistorsi mekanisme pasar dan alokasi sumber daya, korupsi mengurangi kemampuan pemerintah untuk melakukan perbaikan dalam bentuk peraturan dan kontrol akibatkegagalan pasar (market failure), korupsi memperbesar angka kemiskinan danmengurangi pengeluaran pada bidang pendidikan dan kesehatan.




Jumat, 27 Maret 2015

Akuntansi Internasional tugas 1

Nama                        : Hana Uty Sulastry
NPM             : 23211176
Kelas             : 4EB25
Mata Uang
Nilai
Kurs Jual
Kurs Beli
Grafik
AUD
1.00
10,249.81
10,144.42
BND
1.00
9,583.21
9,480.71
CAD
1.00
10,514.13
10,406.69
CHF
1.00
13,620.71
13,483.04
CNY
1.00
2,138.38
2,117.20
DKK
1.00
1,912.26
1,893.05
EUR
1.00
14,281.73
14,137.71
GBP
1.00
19,504.44
19,303.52
HKD
1.00
1,693.06
1,676.19
JPY
100.00
11,003.18
10,889.67
KRW
1.00
11.88
11.76
KWD
1.00
43,836.39
43,286.71
MYR
1.00
3,578.85
3,540.51
NOK
1.00
1,660.09
1,642.62
NZD
1.00
9,955.72
9,850.64
PGK
1.00
5,015.28
4,773.23
PHP
1.00
293.06
290.06
SAR
1.00
3,500.23
3,464.55
SEK
1.00
1,528.41
1,512.04
SGD
1.00
9,583.21
9,480.71
THB
1.00
402.98
398.74
USD
1.00
13,129.00
12,999.00

1.         Ica akan membuka usaha dibidang kuliner di Kanada. Ica membutuhkan $80.000 untuk modal usaha.  Berapa rupiah yang harus ica siapkan jika ica mmpunyai tabungan senilai $250.000 Hongkong ?
Jawaban :
CAD      = $80.000        x 10.249,81 (Kurs Jual)           = Rp. 819.984.800
HKD      = $250.000      x1.679,19  (Kurs Beli)            = Rp. 419.797.500
Rp. 819.894.800 – Rp. 419.797.500 = Rp. 400.097.300.

Jadi, Rupiah yang harus disiapkan Rp. 400.097.300.
2.         Reny mendapatkan iriman uang dari pamannya yang bekerja di Amerika sebesar $1.250 dan kiriman kakaknya yang bekerja di Jepang ¥1.250. Berapa rupiah uang yang akan diterima Reny?
Jawaban :
USD      = $1.250          x  12.999   (Kurs Beli)            = Rp.   16.248.750
JPY        = ¥3.500          x 10.889,67 (Kurs Beli)          = Rp. 381.113.845
Rp. 16.248.750 + Rp. 381.113.845 = Rp. 397.362.595
Jadi, Uang yang diperoleh Reny Rp. 397.362.595
3.         Ny. Kurniawan ingin melakukan operasi plastik pada hidungnya di Hongkong seharga $30.000. Biaya perjalanan $3.500 Australia. Berapa sisa uang Ny. Kurniawan jika ia mempunyai uang sebanyak Rp. 250.000.000?
Jawaban :
HKD      = $30.000        x 1.693,06  (Kurs Jual)            = Rp. 50.791.800
AUD      = $3.500          x 10.249,81 (Kurs Jual)           = Rp. 35.874.335
Rp. 50.791.800 + Rp. 35.874.335 = Rp. 86.666.135
Sisa uang Ny.Kurniawan = Rp. 250.000.000 – Rp. 86.666.135 = Rp. 163.333.865
Jadi, sisa uang Ny.Kurniawan Rp. 163.333.865.
4.         Aris memperoleh deviden dari sejumlah saham yang ia punya di Brunei sebesar $25.000 BND. Ia ingin membelikan anak kembar 3nya laptop masing-masing dengan harga ¥750. Selain itu dia ingin mengajak istrinya tour dengan travel perorang $1.000 GBP dan biaya fiskal Rp. 4.000.000/orang. Berapa Euro yang harus diambil Aris dari tabungannya?
Jawaban :
BND      = $25.000                    x 9.480,71 (Kurs Beli)            =Rp. 237.017.750
JPY        = ¥750                         x 11.003,18 (Kurs Jual)           =Rp. 82.502.385
GBP       = $1.000                      x 19.504,44 (Kurs Jual)           =Rp. 19.504.440
Fiskal     = Rp.4.000.000           x 2                   =Rp. 8.000.000
EUR      = Rp.   339.024.575                : 14,281.73  (Kurs Jual) = $ 23.738,34
Jadi, Euro yang harus diambil $ 23.738,34
5.         Hana ingin melakukan camping dengan teman-teman kuliahnya. Dia mempunyai dana $25.000 Euro. Harga perlengkapan camping $750 AUD. Biaya makan dan perjalanan $1.000 DKK. Berapa GBP kah sisa uang Hana?
Jawaban :
EUR                  = $25.000                    x 14,137.71 (Kurs Beli) = Rp. 353.442.750
AUD                  = $770                         x 10,249.81 (Kurs Jual) = Rp. 7.892.354
DKK                  = $12.500                    x 1,912.26  (Kurs Jual)  = Rp. 23.903.250
Sisa uang           =  Rp. 353.442.750 – Rp 31.795.604             = Rp. 321.647.146
GBP                   = Rp. 321.647.146: 19,504.44 (Kurs Jual)        = $16.490,97
Jadi, sisa uang Hana $16.490,97
6.         Uty ingin membantu operasi kanker seorang balita di Eroa dengan biaya $125.000. Berapa rupiah yang harus dia siapkan lagi jika punya tabungan $155.000 CAD?
Jawaban :
EUR                  = $125.000      x 14,137.71  (Kurs Beli)            = Rp. 1.767.213.750
CAD                  = $155.000      x 10,406.69  (Kurs Jual)            = Rp. 1.613.036.950
Rp. 1.767.213.750 - Rp. 1.613.036.950                                    = Rp. 154.176.800
Jadi, yang harus disiapkan Rp. 154.176.800
7.         Rafa akan menukarkan uangnya ke bank sebesar Rp. 250.000.000. Berapa AUD yang diperoleh Rafa ?
Jawaban :
AUD                  = Rp. 250.000.000      :  10,144.42 (Kurs Beli) = $24.644,09
8.         Ketika berjalan-jalan ke New Zealand Aarif membeli hadiah untuk pacarnya sebuah jam tangan seharga $ 500 NZD dan Arif pun mampir ke Singapura untuk keperluan bisnis maka membelikan sepasang sepatu untuk pacarnya seharga $250 SGD. Maka berpa rupiah yang diperlukan Arif untuk membelikan hadiah pacarnya?
Jawaban :
NZD                  = $500                         x 9,955.72 (Kurs Jual)   =  Rp. 4.977.860
SGD                  = $250                         x 9,480.71 (Kurs Beli)  = Rp. 2.370.177,5
9.         Dodo mendapatkan kiriman uang dari kakanya yang bekerja di Amerika sebesar $200 dan kiriman Ibunya yang bekerja di Jepang sebesar ¥750. Berapa rupiah uang yang akan diterima Dodo ?
Jawaban :
USD                  = $200                         x 13,129.00 (Kurs Jual) =Rp. 2.625.800
JPY                    = ¥750                         x 11,003.18 (Kurs Jual) = Rp. 8.252.385
10.     Eva  akan menukarkan uangnya ke bank sebesar Rp. 50.000.000. Berapa CHF yang diperoleh Eva ?
Jawaban :
CHF                   = Rp. 50.000.000        : 13,483.04 (Kurs Beli)  = $3.708,36